Seseorang pernah bertanya tentang, “apa itu zikir?”
Lalu pikiran saya terbawa pada ingatan tentang menunggu. Saya pernah menunggu
seseorang atau sesiapa di sana. Meski menunggu terlihat sederhana, tetapi mampu
menghadirkan banyak perasaan dalam diri. Salah satunya—semacam—perasaan ‘untuk tetap terjaga’.
Di balik perasaan ‘untuk tetap terjaga’ itu: ada
harap akan respons dari orang yang ditunggu, ada sepotong cemas, ada antusias
yang kadang berlebih, dan ada kekuatan untuk bersabar lebih lama.

0 komentar