Game dan Upaya Melatih Kesabaran

By titikdua - Agustus 25, 2019

Di sela-sela jungkir balik mengerjakan draf proposal. Adanya aplikasi game atau permainan dalam gawai, membuat saya cukup terhibur. Bahkan kadang ketika nyaris lolos menuju level berikutnya, perasaan berdebar itu hinggap benar di dada. Hal yang rupanya tidak saya dapati ketika bermain pada aplikasi ‘onet’ atau ‘gaple’.

Bukan hanya itu, setelah mengunduh lalu memainkan ‘jewel crush’ dan ‘color bump 3D’. Semangat untuk naik ke level berikutnya seperti tidak mau habis. Kedua aplikasi tersebut seolah dirancang agar pemain tidak mudah berputus harap pada kegagalan dan tertantang untuk terus mencoba.

Selain buku, akhir-akhir ini saya menemukan aplikasi game sebagai sebuah candu yang lain. Ketika sebagian orang menganggap bermain melalui gawai sama dengan buang-buang waktu. Saya justru terkejut saat berada di level permainan yang jauh dan sedang berusaha untuk menyelesaikannya. Kendati tak ada siapa pun yang menyaksikan saya berada di tahap itu, toh rasa-rasanya saya tidak mau berhenti. Saya seolah melatih kesabaran diri. Entah pada akhirnya kesabaran itu bertambah atau malah berkurang banyak.

Jika besok-besok saya masih saja bermain, maka itu boleh jadi karena sudah telanjur nyaman atau hanya sekadar pelampiasan. Hidup sewaktu-waktu hanya perlu sesantai memainkan game, bukan?

  • Share:

You Might Also Like

0 komentar